Mengorek asal usul Martabak Manis

on

Martabak manis merupakan makanan khas Bangka Belitung yang diciptakan warga keturunan Tionghoa (Hakka atau Khek). Nama asli makanan ini adalah Hok Lo Pan yang berarti kue orang Hok Lo.

Taburan Hok Lo Pan dulunya hanya berupa gula dan wijen sangrai. Kini, kamu bisa menemukan berabagai rasa martabak manis yang sesuai dengan seleramu. Tak lagi hanya dengan taburan cokelat, kacang dan keju. Kamu bisa menikmati martabak manis dengan rasa-rasa unik seperti green tea, blueberi, oreo cheese dan red velvet.

Seiring berjalannya waktu, makanan ini semakin dikenal banyak orang dan menyebar hingga ke luar Kota Bangka. Hok Lo Pan kemudian dikenal dengan sebutan kue rembulan (terang bulan) karena bentuknya yang bulat dan berwarna kuning. Hingga saat ini, beberapa daerah menyebut martabak manis sebagai kue terang bulan.

Waralaba atau kemitraan gerai makanan ringan Martabak Golden

Hok Lo Pan, martabak manis dan terang bulan hanya sebagian sebutan dari makanan satu ini. Nyatanya, di berbagai daerah makanan ini memiliki sebutannya masing-masing.

Jakarta dan Bandung menyebutnya sebagai martabak manis dan asin. Sedangkan, warga Semarang justru menyebutnya dengan kue Bandung. Kenapa bisa disebut dengan kue Bandung? Ternyata saat seorang warga Bangka merantau ke Semarang, ia menjual makanan ini bersebelahan dengan penjual mi Bandung. Sebab itulah, makanan lezat ini pun disebut dengan kue Bandung.

Selain itu, martabak manis juga memiliki nama lain di Pontianak dan Medan. Di Pontianak, martabak manis disebut dengan apam pinang. Sedangkan, orang Medan menyebutnya dengan martabak Bangka.Salah satu fakta lain mengenai martabak manis adalah ternyata kuliner seperti ini juga ada di Malaysia. Mereka menyebutnya dengan apam balik.

Tinggalkan komentar